Allahu Akbar!! Warga Imarah Waqar Namai Anak Perempuan dengan Waqar

WAQAR.ABYEN.YEMEN.(voa-islam.com) – Setelah lama tidak mengeluarkan berita, kantor berita Madad kini kembali merilis berita dengan nomor 15 bulan Jumadal Ula 1433 atau masih bertepatan dengan bulan Maret 2012. Diantara berita yang dimuat adalah rasa gembira warga Imarah Waqar, propinsi Abyen, dengan nama kota tersebut sehingga mereka menamai anak perempuan mereka dengan nama Waqar.

……Sesungguhnya langkah tersebut yang ditempuh warga kota (Waqar.red) membuat kami sangat bahagia karena hal tersebut menunjukkan rasa cinta mereka terhadap nama  baru dari kota ini,yang sebelumnya bernama Ji’ar yang artinya anjing hutan……

Kota tersebut sebelumnya bernama Ji’ar yang berarti anjing hutan betina atau dalam bahasa inggris Hyena. Kemudian setelah mujahidin Ansar Al-Shariah menguasai kota tersebut, maka mereka mengganti nama kota dengan Waqar yang artinya kedamaian, ketenangan dan kehormatan. Masyarakat pun mereasakan cermin dari nama tersebut setelah syari’at Allah benar-benar secara totalitas diterapkan. Rasa aman, itulah yang dirasakan penduduk Imarah Waqar.

Mengenai warga yang menamai anak perempuannya dengan Waqar, Penanggung jawab di komite Syari’ah Ansar Al-Shariah berkata: ”Sesungguhnya langkah tersebut yang ditempuh warga kota (Waqar.red) membuat kami sangat bahagia karena hal tersebut menunjukkan rasa cinta mereka terhadap nama  baru dari kota ini,yang sebelumnya bernama Ji’ar yang artinya anjing hutan. Maka dirubahlah namanya menjadi Waqar yang berarti ketenangan, ketentraman dan  kehormatan.

Hal itu berjalan sesuai dengan Sunnnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hal merubah nama yang memiliki arti jelek ke nama yang memiliki arti yang baik. Sebagaimana yang beliau lakukan ketika merubah nama Yatsrib menjadi Thayyibah” tegas beliau disaat yang sama beliau juga mengatakan bahwa yang menamai anak perempuannya dengan nama Waqar adalah dari warga setempat bukan dari kalangan Fighter mujahidin.

Beliau juga menyampaikan bahwa masyarakat merasakan ketentraman setelah lama tidak merasakan ketentraman dibawah rezim pemerintah Sana’a karena banyaknya korupsi, suap dan pembegal serta khususnya polisi yang selalu memeras warga untuk menjaga keamanan mereka.(usamah/madad)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s