Subhanallah, Ternyata pembantai tentara Bashar Asad adalah seorang muslimah

 

 

MUJAHIDAH-ALEPPO

Tabi’ Dakwah Najd untuk Al-Mustaqbal.net

Ternyata serigala pembantai tentara Bashar Asad seorang muslimah berjilbab berusia 36 tahun. Muslimah asli kota Aleppo tersebut adalah warga Suriah berdarah Palestina. Dalam perjalanan jihadnya, muslimah tersebut adalah seorang sniper yang ditakuti tentara Bashar Asad. Subhanallah, ternyata ruh jihad juga dapat menyebabkan seorang muslimah ayu menjadi serigala yang haus darah musuh-musuh Allah.

Sebelumnya, muslimah ini adalah seorang guru bahasa Inggris yang penyanyang. Kesehariannya dihabiskan dikelas-kelas mengajar bahasa inggris. Tapi hal tersebut berubah tatkala tentara rezim Bashar Asad membantai kedua anaknya yang masih kecil. Penampilannya yang lembut-karena memang beliau aktif dalam dunia pendidikan- berubah 180 derajat. Sekarang kesehariannya menunggu nyawa demi nyawa tentara rezim Bashar Asad melayang ditembus peluru dinginnya.

Dengan menggunakan jilbab(baca, kerudung), celana panjang dan jaket tebal, muslimah yang enggan disebutkan namanya tersebut menunggu kehadiran tentara rezim Bashar Asad. Tak jarang beliau menghabiskan waktu berjam-jam untuk menunggu momen yang tepat sebelum peluru dinginnya disarangkan kedada musuh. Menyelinap diantara bangunan yang telah runtuh dan hancur dikota Aleppo muslimah tersebut memburu tentara rezim.

Menurutnya, pekerjaan barunya sangat membuatnya lega. Pasalnya, beliau masih tidak terima dengan pembantaian kedua anaknya saat pasukan udara rezim menghancurkan rumahnya. Putrinya yang masih berusia 10 tahun beserta putranya yang berusia 7 tahun merenggang nyawa didepan matanya. Kehilangan kedua buah hatinya membuatnya menyimpan dendam membara kepada pasukan rezim Bashar Asad. Kini, dia merasa lega setiap kali peluru yang dilepaskannya membunuh seorang prajurit tentara rezim.

Beliau menuturkan bahwa “Pekerjaan” barunya ini, membutuhkan kesabaran, kecepatan, dan kecerdasan. Tak jarang dia harus duduk berjam-jam menunggu jalanan kosong dari warga sipil yang kemudian digantikan tentara rezim. Pada saat tiba waktu harus menembak, maka dia memiliki target membunuh empat atau lima anggota tentara rezim Bashar Asad dalam sehari. “Menembak mereka membuat saya merasa lega”. katanya. Beliau juga berkata:
“Saya suka bertempur. Saat saya melihat satu teman dalam divisi saya tewas, maka saya harus membalaskan dendamnya.”

Read more: http://al-mustaqbal.net/news/frontline/subhanallah-ternyata-serigala-pembantai-tentara-bashar-asad-seorang-muslimah-berjilbab/#ixzz2KlI8Jmar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s