Mujahidin ISIS dan Jabhatun Nushrah bertekad untuk merebut kembali kota Safirah dari tangan rezim kafir Bashar Assad

news_13_1374733242Amir Mujahidin Jabhah An Nshrah Syaikh Mujahid Abu Muhammad Al Jaulani -hafidhahullah-

Safiroh adalah kota utara di gerbang timur Aleppo. Bagi tentara rezim, kota kecil tersebut sangat berharga karena ia adalah jalur masuknya pasokan logistik dan persenjataan pasukan rezim guna merangsek lebih dalam untuk merebut kota-kota kecil Aleppo yang lain dan ibukota Provinsi.

Kota Safiroh adalah pintu masuk bagi tentara rezim kafir Syi’ah Bassar Assad untuk menyerbu Bandara Quwairs, kota-kota di wilayah Aleppo Timur termasuk bandara utama Aleppo dan Nairob, dan kota utama Aleppo dari arah Selatan. Di kota tersebut juga, terdapat salah satu situs instalasi senjata kimia milik Bashar Assad.

“Setelah serangkaian operasi, akhirnya angkatan bersenjata kami dapat menguasai kota Safiroh. Iniadalah suatu hal yang baru, dan karena gerbang timur Aleppo adalah wilayah yang sangatstrategis untuk angkatan bersenjata kami,”  demikian yang diklaim juru bicara tentara kafir Bassar Assad yang disampaikan melaui siaran televisi.

Organisasi Hak Asasi Manusia (SOHR) untuk Suriah mengatakan bahwa rezim pemerintah telah merebut kota itu pada Jumat pagi kemarin (1/11/2013), setelah sebelumnya lebih dari tiga minggu berkecamuk pertempuran sengit di lokasi tersebut antara tentara loyalis Assad dengan para Mujahidin.

Kini, Mujahidin Jabhat al Nusrah (JN) dan Daulah Islam Iraq wa Syam (ISIS) tengah berjuang untuk merebut kembali kota Safiroh. Dari laporan yang didapatkan Shoutussalam, kedua kelompok Mujahidin terkuat di Suriah itu enggan mundur. Mereka berebut mencari Syahid, hanya ada dua target, “Menang atau Syahid!” Allahu Akbar!!

Saat ini dua kelompok Mujahidin dari ISIS dan Jabhatun-Nusra tengah berjibaku dalam pertempuran untuk merebut kembali kota Safiroh tersebut. Mereka bertekad tidak mundur dari pertempuran, bertujuan untuk menang atau gugur sebagai syuhada. Sedangkkan di tempat lain rakyat ahlussunnah Suriah berunjuk rasa dan meminta kelompok-kelompok Mujahidin yang lain mengirimkan pasukan mereka ke Safiroh unuk membantu ISIS dan Jabhah An Nushrah.

Sebelumnya beberapa Brigade dari FSA sempat mengklaim bahwa mereka  juga berada di Safiroh dan ikut bertempur di sana bersama Mujahidin ISIS dan Jabhatun Nushrah, klaim ini adalah tidak benar dan menyesatkan. Kenyataannya adalah seluruh brigade FSA mundur menarik diri dari Safiroh. Bahkan Jaish Al-Islam (Liwa Al-Islam) yang sebelumnya sempat ikut bertempur di sana juga ikut-ikutan mundur meninggalkan pertempuran. Hanya ISIS dan Jabhatun-Nusra sajalah yang di sana masih bertahan bertarung menghadapi tentara rezim kafir dan sekutunya.

Pertempuran ini menjadi salah satu pelajaran buat kita, bahwa kelompok mujahidin seperti Jabhah An Nushrah dan ISIS yang banyak manusia terburu-buru memvonis mereka sebagai “Teroris”, “Takfiriy” dan Khawarij, justru mereka lah yang berdiri di barisan paling depan di medan pertempuran, siap menumpah darah mereka untuk membela kaum kaum muslimin di saat kelompok-kelompok lain melarikan diri dari front yang sangat penting ini.

Jangan melupakan mereka dalam do’a-do’an kalian ya ikhwah….!

Sumber : millahibrahim-news.com

One response to “Mujahidin ISIS dan Jabhatun Nushrah bertekad untuk merebut kembali kota Safirah dari tangan rezim kafir Bashar Assad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s