Wartawan Aljazeera : Sebagian Besar Wilayah Suriah Dikuasai Daulah Islam Iraq dan Syam

ISIS_Land-640x330

Shoutussalam – Wartawan Channel TV Aljazeera di Damaskus, melaporkan bahwa setelah rezim Assad, mayoritas wilayah Suriah dikontrol oleh Daulah Islam Iraq dan Syam. Allahu Akbar!

“Daulah Islam Iraq dan Syam menjadi kekuatan militer kedua di Suriah setelah rezim Assad dalam hal kontrol geografis pasca keberhasilannya menguasai daerah luas di pedesaan pinggiran timur Aleppo,” kata Mahmoud Zaibak, Jurnalis Aljazeera dalam halaman Facebooknya, Jum’at (24/1/2014).

Sebelum ini, pada tahun 2013 lalu, Channel TV Aljazeera pernah menayangkan laporan bahwa sebagian besar perkotaan di Suriah dari berbagai Provinsi dikontrol oleh Daulah Islam. Kini besar wilayah ISIS bahkan telah melampaui wilayah Lebanon.

Total perkiraan, sebanyak 71 kota dan desa, baik di Iraq dan Suriah yang berada di bawah kontrol Daulah Islam. Allahu Akbar!

Mahmoud-Zaibak-Aljazeera

Aksi kampanye militer beberapa kelompok kriminil dan pengkhianat untuk mengusir ISIS dari Idlib, Aleppo kemudian Raqqa dan merembet ke wilayah lainnya yang dimulai pada awal tahun 2014 ini bisa dikatakan telah menemui kegagalan, seiring dengan serangan balik Daulah Islam yang meraih kesuksesan di banyak wilayah.

Kelompok kriminil yang dimaksud oleh redaksi Shoutussalam disini adalah kelompok-kelompok penjahat sekuleris Jabhat Thuwar Suriyya maupun Jaisy al Mujahidin, dan bukan kelompok-kelompok Islamis selayaknya Ahrar Syam.

Kampanye pengkhianatan itu mengakibatkan ISIS terusir secara paksa dari Provinsi Idlib dan Aleppo. Namun serangan balik ISIS di Raqqa mengalami kemajuan paling signifikan, dimana Mujahidin Daulah Islam berhasil mengambil alih kontrol seluruh isi kota pada tanggal 14 Januari.

Sejumlah aktivis media lokal, termasuk aktivis surat kabar ISIS Sana asy Syam menobatkan kota Raqqa sebagai ibukota Daulah Islam Iraq dan Syam.

Kemajuan penting juga diperoleh Daulah Islam di pinggiran timur Aleppo, dimulai dari al Bab, Jarabulus, Manbej, Deir Hafr, al Harrariat, Barzaah, dan lain-lain sebagainya. Diikuti oleh jatuhnya Darkoush, Idlib ke tengan Mujahidin ISIS pada hari Jum’at kemarin.

Kemajuan-kemajuan itu didapat tak lebih dalam waktu dua pekan saja. Dan kekuatan Daulah Islam sempat membuat gentar pun takut kelompok-kelompok pengkhianat, sehingga memaksa mereka mundur dari beberapa wilayah menuju pusat kota Aleppo.

Beberapa dari mereka menyatakan genjatan senjata dan meminta diadakannya perdamaian. Sementara beberapa kelompok lain, mengubah arah moncong senjatanya dari semula memerangi ISIS kembali berfokus melawan tentara Nushairiyyah.

Sabtu hari ini (25/1/2014), dilaporkan bahwa ISIS sudah kembali bersama-sama kelompok Mujahidin lain di Aleppo menghantam dan mengusir pasukan Assad dari desa Tel Sabihiya, di wilayah Safiroh, Aleppo. Diantaranya Jabhat al Nusrah, Mu’adz bin Jabal, Anshar al Quds, dan Ahbab al Musthofa.

Alhamdulillah, ini menjadi awal kabar gembira kembali bersatunya mujahidin Syam.

Sebagai catatan penting, para aktivis melaporkan bahwa keberhasilan Daulah Islam memukul balik serangan kelompok-kelompok kriminil dan pengkhianat tak lepas dari dukungan kuat suku-suku penduduk lokal setempat yang tersebar di pinggiran timur Aleppo, Badiyyah asy Syam, Raqqa, hingga wilayah Maskanah di Idlib.

Bahkan sudah berulang-ulang kali, sejumlah video dan fotoyang terbsebar di internet  memperlihatkan support penduduk lokal pada Daulah Islam dan pernyataan janji setia mereka untuk melindungi ISIS.

Di bawah berikut ini, kami tampilkan peta perkembangan wilayah kekuasaan Daulah Islam Iraq dan Syam sejak beberapa pekan terakhir, yang dibuat oleh Syaikh Musa Cerantonio, seorang ulama’ dan mualaf Australia pemerhati jihad Suriah.

Namun dalam pandangan redaksi Shoutussalam, masih ada banyak kekurangan pada peta tersebut, dimana Syaikh Musa belum memasukkan beberapa wilayah ISIS di dalam peta. Ia hanya berfokus pada perkembangan terbaru di Utara Suriah.

Diantara beberapa wilayah yang belum ia cantumkan adalah, basis Daulah Islam di wilayah padang pasir luas Badiyyah asy Syam Provinsi Aleppo dan Homs, lalu basis ISIS di Provinsi Maskanah, Lattakia, Ghouta asy Syarqiyyah Damaskus, dan yang terakhir di pegunungan Qalamoun. Wallahu a’lam.

1478983_565254296890278_942420582_n

Daulah Islam Iraq dan Syam (warna merah) per 9 Januari 2014 oleh Musa Cerantonio

1505656_566722830076758_1457094049_n

Daulah Islam Iraq dan Syam per 13 Januari 2014 oleh Musa Cerantonio

1555534_569248046490903_108344348_n

Daulah Islam Iraq dan Syam per 17 Januari 2014 oleh Musa Cerantonio

BecsTLmCYAALpod

Daulah Islam Iraq dan Syam per 20 Januari 2014 oleh Musa Cerantonio

1530421_573033479445693_545603124_n

Daulah Islam Iraq dan Syam per 21 Januari 2014 oleh Musa Cerantonio. ISIS mengalami kemajuan signifikan di wilayah Iraq.

Sumber  : [arkan/ aljazeera/ shoutussalam]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s