Kemenangan Syari’at Islam di Suriah : Pencuri Menyerahkan Diri untuk Dihukum Hudud

Bhj-G7oIUAAHJLw

Shoutussalam – Sekali lagi, sebuah peristiwa mengagumkan terkait penegakan Syari’at Islam terjadi lagi di Suriah. Seorang pencuri menyerahkan diri pada Mujahidin Daulah Islam Iraq dan Syam guna dijatuhi hukuman Syari’at.

Akun Jihad News pada Jum’at (28/2/2014) mempublikasikan sejumlah foto prosesi hukum Hudud berupa potong tangan terhadap seorang pencuri di wilayah pinggiran Timur Provinsi Halab (Aleppo).

Pencuri tersebut bernama Abu Zakariyya. Karena merasa dosa-dosa pencurian yang ia lakukan terus menghantui, ia mendatangi Mahkamah Syari’ah Daulah Islam Iraq dan Syam, lantas mengajukan diri agar dihukum Hudud guna membersihakn dosa-dosanya.

Bhj9lNaIMAAhZYP

Bhj-G7oIUAAHJLw

 

Hukuman lantas digelar di hadapan publik masyarakat, sebagai pembelajaran bagi penduduk lain ganjaran bagi mereka yang mencuri.

Sebelum hukuman dilaksanakan, salah seorang Mujahid Daulah membacakan penjelasan Syar’i terkait hukuman hudud guna memahamkan kaum muslimin, sehingga menjadi lengkap antara teori dan praktiknya.

Fenomena ini kembali menunjukkan pada dunia, bahwa Syari’at Islam telah menang di hati penduduk Suriah, di bawah kontrol Daulah Islam Iraq dan Syam.

Sebelumnya, telah terjadi pula peristiwa kemenangan yang sama. Yakni hukuman mati untuk genk kriminal Ghuroba’ Syam yang disambut kegembiraan masyarakat, dan seorangpemuda pezina yang menyerahkan diri pada Mujahidin guna dijatuhi hukuman cambuk.

Setelah dicambuk, sang pemuda tadi dipeluk dengan rasa hangat, persaudaraan, dan penudh cinta oleh Mujahidin Daulah Islam di sekitarnya. Allahu Akbar!! [arkan/ dbs]

sumber : shoutussalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s